Sabtu, 27 September 2014

DESKRIPSI KOPERASI

Deskripsi koperasi
            

Disekitar rumah saya ada koperasi yang bernama “TDP” itu singkatan dari taman depok permai koperasi in berdiri di tahun 2011, jenis koperasi itu koperasi simpan pinjam, dan dana membangun koperasi itu ialah dari simpanan dan sumbangan sukarela dari warga, walaupun bangunannya tidaklah besar dan terdapat disebelah kantor RW tetapi warga sering kesana ada yang meminjam uang ada yang Cuma sekedar mengobrol dan melihat-lihat.Koperasi “TDP” dijaga dan dikelolah dengan karang taruna yang aktif di perumahan taman depok permai, dan karena berdirinya koperasi yang dekat dengan rumah itu sangatlah menguntungkan.


Nama:Della Nuriasha
Npm  :22213149
Kelas : 2EB15

TUGAS 1


EKONOMI KOPERASI

Koperasi adalah badan hukum yang berdasarkan atas asas kekeluargaan yang anggotanya terdiri dari orang perorangan atau badan hukum dengan tujuan untuk mensejahterakan anggotanya. Umumnya koperasi dikendalikan secara bersama oleh seluruh anggotanya, di mana setiap anggota memiliki hak suara yang sama dalam setiap keputusan yang diambil koperasi.
Berbicara tentang anggota, Koperasi memiliki anggota yang terdiri dari :
     1.    Perorangan, yaitu orang yang secara sukarela menjadi anggota koperasi,
    2.     Badan hukum koperasi, yaitu anggota koperasi yang memiliki lingkup lebih luas dari anggota perorangan
     
      JENIS – JENIS KOPERASI
Koperasi secara umum dapat dikelompokkan menjadi koperasi konsumen, koperasi produsen dan koperasi kredit (jasa keuangan). Koperasi dapat pula dikelompokkan berdasarkan sektor usahanya.
 ü  Koperasi Simpan Pinjam adalah koperasi yang bergerak di bidang simpanan dan pinjaman.
 ü  Koperasi Konsumen adalah koperasi beranggotakan para konsumen dengan menjalankan kegiatannya  menjual dan membeli barang konsumsi.
 ü  Koperasi Produsen adalah koperasi beranggotakan para pengusaha kecil menengah(UKM) dengan menjalankan kegiatan pengadaan bahan baku dan penolong untuk anggotanya.
 ü  Koperasi Pemasaran adalah koperasi yang menjalankan kegiatan penjualan produk/jasa koperasinya atau anggotanya.
 ü  Koperasi Jasa adalah koperasi yang bergerak di bidang usaha jasa lainnya.

SUMBER MODAL KOPERASI
Seperti halnya bentuk badan usaha yang lain, untuk menjalankan kegiatan usahanya, koperasi memerlukan modal. Adapun modal koperasi terdiri atas modal sendiri dan modal pinjaman. Modal sendiri meliputi sumber modal sebagai berikut:
 ü  Simpanan pokok adalah sejumlah uang yang wajib dibayarkan oleh anggota kepada koperasi pada saat masuk menjadi anggota. Simpanan pokok tidak dapat diambil kembali selama yang bersangkutan masih menjadi anggota koperasi. Simpanan pokok jumlahnya sama untuk setiap anggota.
 ü  Simpanan wajib adalah jumlah simpanan tertentu yang harus dibayarkan oleh anggota kepada koperasi dalam waktu dan kesempatan tertentu, misalnya tiap bulan dengan jumlah simpanan yang sama untuk setiap bulannya. Simpanan wajib tidak dapat diambil kembali selama yang bersangkutan masih menjadi anggota koperasi.
      


      Nama  : DELLA NURIASHA
      NPM   : 22213149
    

      Sumber : http://riyanikusuma.wordpress.com/2011/10/10/
                     http://id.wikipedia.org/wiki/Koperasi






Sabtu, 05 Juli 2014

TUGAS 3

Latihan
              
1.   Jelaskan arah pembangunan industri dalam jangka panjang yang mengacu pada Peraturan Presiden No. 7 Tahun 2005!
2.    Jelaskan strategi pokok dalam pembangunan sektor industri!

3.    Jelaskan arah kebijakan industri dalam jangka menengah!


Jawaban

1.  Arah pembangunan industri jangka panjang sesuai dengan Peraturan Presiden No. 7 Tahun 2005 adalah:
    
v  Pembangunan industri nasional harus mampu memberikan sumbangan nyata dalam peningkatan       kesejahteraan masyarakat luas secara adil dan merata ;
v  Pembangunan industri harus mampu ikut membangun karakter budaya bangsa yang kondusif terhadap proses industrialisasi menuju terwujudnya masyarakat modern, dengan tetap berpegang kepada nilai-nilai luhur bangsa ;
v  Pembangunan industri harus mampu menjadi wahana peningkatan kemampuan inovasi dan wirausaha bangsa di bidang teknologi industri dan manajemen, sebagai ujung tombak pembentukan daya saing industri nasional menghadapi era globalisasi/liberalisasi ekonomi dunia ;


2.    Strategi pokok pembangunan sektor industri adalah :
    Ø    Memperkuat keterkaitan pada semua tingkatan rantai nilai (value chain) dari industri termasuk kegiatan dari industri pendukung (supporting industries), industri terkait (related industries), industri penyedia infrastruktur, dan industri jasa penunjang lainnya. Keterkaitan ini dikembangkan sebagai upaya untuk membangun jaringan industri (networking) dan meningkatkan daya saing yang mendorong inovasi 
Ø    Meningkatkan nilai tambah sepanjang rantai nilai dengan membangun kompetensi inti ;
Ø  Meningkatkan produktivitas, efisiensi dan jenis sumber daya yang digunakan dalam industri, dan
memfokuskan pada penggunaan sumber-sumber daya terbarukan 

3.    Arah pembangunan industri dalam jangka menengah adalah :
       Dalam jangka menengah, peningkatan daya saing industri dilakukan dengan membangun dan mengembangkan klaster-klaster industri prioritas sedangkan dalam jangka panjang lebih dititik beratkan pada pengintegrasian pendekatan klaster dengan upaya untuk mengelola permintaan (management demand) dan membangun kompetensi inti pada setiap klaster. Untuk mewujudkan hal tersebut, perlu didukung dengan mengelola jejaring (management network) baik untuk klaster di dalam negeri maupun dengan perusahaan asing (MNC) dan atau klaster di luar negeri.




Kamis, 03 Juli 2014

SERTIFIKAT SEMINAR


sertifikat seminar tentang " mengukur prospek dunia usaha dalam bisnis syariah "


workshop tentang " still life & documentation "





Sabtu, 31 Mei 2014

TUGAS 2

KEBIJAKAN- KEBIJAKAN PEMERINTAH DALAM MENANGGULANGI KEMISKINAN 

Kemiskinan sudah menjadi label yang mencirikan kondisi bangsa Indonesia sejak Negara Indonesia berdiri. Program atau berbagai upaya senantiasa telah secara rutin dilakukan oleh setiap regim pemerintahan. Meskipun demikian tidaklah mengherankan kalau program-program untuk mengatasi atau mengentaskan kemiskinan sering kali dimanfaatkan untuk menggapai prestasi dan prestise para pimpinan pemerintahan, namun disisi lain persoalan yang paling substansial yaitu kemiskinan malah tidak teratasi, dan bahkan program-program sering kali menimbulkan persoalan lain. Berikut ini adalah kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yaitu:
 ü  Bertekat dalam 5 tahun tingkat pengangguran terbuka dan kemiskinan berkurang           separuhnya. Tingkat pengangguran terbuka diupayakan turun dari 9,9 persen menjadi 5,1 persen; dan tingkat kemiskinan turun dari 16,6 persen menjadi 8,2 persen.
 ü   Bantuan Langsung Tunai (BLT) akan dimodifikasi sebagai BLT Bersyarat.
 ü  Memberi dan menyalurkan beras murah bagi sekitar 15,8 juta keluarga miskin.
 ü  Subsidi harga pupuk.
 ü  Subsidi pelayanan publik untuk BUMN yang menjalankan tugas pemerintahan di bidang pelayanan umum.
 ü  Menanggulangi kasus gizi buruk dengan menjamin perawatan gizi buruk di puskesmas, rumah sakit, dan bantuan makanan pendamping ASI.
 ü  Menanggulangi polio dengan meningkatkan cakupan imunisasi sampai ke tingkat desa secara gratis.

Dalam upaya kebijakan pemerintah itu, pemerintah dianggap gagal karna pada saat ini kemiskinan di Indonesia masih banyak/tinggi.  Dan telebih lagi jeleknya upaya pemerintah dalam melaksanak kebijkan-kebijakan itu, dan kurang mendapat respon yang baik oleh masyarakat yang tergolong miskin di Indonesia ini.

NAMA : DELLA NURIASHA
KELAS : 1EB03
NPM    : 22213149





Senin, 17 Maret 2014

TUGAS 1

SISTEM PEREKONOMIAN


Sistem perekonomian adalah sistem yang digunakan oleh suatu negara untuk mengalokasikan sumber daya yang dimilikinya baik kepada individu maupun organisasi di negara tersebut. Perbedaan mendasar antara sebuah sistem ekonomi dengan sistem ekonomi lainnya adalah bagaimana cara sistem itu mengatur faktor produksinya. Dalam beberapa sistem, seorang individu boleh memiliki semua faktor produksi. Sementara dalam sistem lainnya, semua faktor tersebut di pegang oleh pemerintah. Kebanyakan sistem ekonomi di dunia berada di antara dua sistem ekstrim tersebut.

1.Macam-Macam Sistem Ekonomi

Sistem Ekonomi Tradisional

Perekonomian tradisional terdapat pada kehidupan masyarakat yang masih sederhana. Hasil alam merupakan sumber utama perekonomian. Dalam perekonomian ini keluarga bertindak sebagai produsen sekaligus konsumen, sehingga setiap keluarga berusaha mencapai kebutuhannya sendiri.

Walaupun dilaksanakan secara sederhana, perekonomian tradisional mempunyai ciri-ciri yang khas. Adapun ciri-ciri sistem ekonomi tradisional sebagai berikut.

Ø  Belum ada pembagian kerja yang jelas dalam masyarakat.
Ø  Pemenuhan kebutuhan dilaksanakan dengan sistem barter.
Ø  Hasil produksi dan sistem distribusinya terbentuk karena kebiasaan (tradisi) yang berlaku.
Ø  Jenis produksi disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing rumah tangga.
Ø  Kehidupan masyarakat bersifat kekeluargaan.
Ø  Tanah (alam) adalah sumber kehidupan dan sumber kemakmuran.

Perekonomian tradisional diatur dan dijalankan secara bersama dan untuk kepentingan bersama dalam suatu masyarakat. Perekonomian ini mempunyai kelebihan dan kelemahan. Kelebihan perekonomian tradisional antara lain:

Ø  Tidak terjadi persaingan karena semuanya dilakukan berdasarkan kebiasaan.
Ø  Kegiatan yang dilakukan hanya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Sedangkan kelemahan dari perekonomian tradisional antara lain:
Ø  Keterbatasan hasil produksi, sehingga masyarakat tidak berusaha mencari keuntungan.
Ø  Karena pengaruh tradisi, pola pikir masyarakat tidak berkembang.
Ø  Tidak memperhitungkan efisiensi dan penggunaan sumber daya.
Ø  Kegiatan perekonomian yang dilakukan hanya untuk memenuhi kebutuhan hidup, tidak untuk meningkatkan kesejahteraan.

Seiring datangnya proses kemajuan dan perubahan peradaban manusia yang terus berkembang, perekonomian secara bertahap sudah mulai ditinggalkan. Namun, di beberapa daerah terpencil perekonomian ini masih berlaku. Walaupun terus tergeser dengan masuknya sistem ekonomi modern dan perubahan peradaban manusia.


Sistem Ekonomi Kapitalis (Pasar Bebas atau Liberal)

Sistem ekonomi pasar bebas mula-mula berkembang di Inggris pada pertengahan abad XIX. Dengan semboyan ”Laissez-Faire” yang berarti ”biarlah”, sistem ekonomi ini memberikan kebebasan kepada masyarakat untuk menentukan dan mengatur sendiri kegiatan ekonomi yang ingin mereka lakukan sesuai dengan kemampuannya masing-masing. Kebebasan tersebut meliputi semua kegiatan pokok perekonomian seperti produksi, konsumsi, dan distribusi.

Dalam sistem ekonomi ini, harga ditentukan oleh kekuatan persaingan di pasar atau dengan kata lain masalah pokok ekonomi dipecahkan di pasar oleh kekuatan permintaan dan penawaran yang disebut juga mekanisme pasar. Pelaku ekonomi pasar bebas mempunyai kebebasan gerak dalam perekonomian tanpa adanya campur tangan dan hambatan dari pemerintah. Sehingga sistem ekonomi pasar bebas disebut juga sistem ekonomi liberal. Negara yang menganut sistem ini, yaitu Amerika Serikat dan negara-negara Eropa Barat (Inggris, Jerman, Perancis) serta Jepang.

Adapun ciri-ciri sistem ekonomi kapitalis sebagai berikut.
Ø  Semua alat dan sumber produksi berada di tangan perseorangan, masyarakat, atau perusahaan. Dengan demikian, masing-masing orang bebas mengalokasikan sumber daya yang dimiliki sesuai bakat, keahlian, dan keinginannya (free property).
Ø  Adanya pembagian kelas dalam masyarakat, yaitu kelas pekerja (buruh) dan pemilik modal. Kaum pekerja pada umumnya tergantung pada keberadaan pemilik modal. Para pemilik modal inilah yang mendirikan usaha dan menggerakkan perekonomian dalam sistem pasar bebas.
Ø  Adanya persaingan antarpengusaha untuk memperoleh laba sebesar-besarnya (profit motive). Bagi para pengusaha, laba merupakan sumber pengumpulan (akumulasi) modal. Laba yang tinggi berarti membuka kesempatan untuk memperluas usaha.
Ø  Pemerintah tidak melakukan campur tangan dalam pasar, sehingga penentuan harga terjadi karena mekanisme pasar, yaitu hubungan antara permintaan (demand) dan penawaran (supply). Campur tangan negara dibatasi pada hal-hal yang tidak dapat diusahakan swasta namun menjadi syarat terselenggaranya pasar bebas, misalnya keamanan negara.

sistem ekonomi pasar bebas memberikan keleluasaan terhadap masyarakat untuk menentukan dan mengatur sendiri kegiatan ekonomi yang akan mereka lakukan. Sebagai suatu sistem, ekonomi pasar bebas memiliki kelebihan dan kelemahan.

  Kelebihan sistem ekonomi liberal sebagai berikut.
Ø  Setiap individu bebas memiliki kekayaan dan sumber daya produksi.
Ø  Inisiatif dan kreativitas masyarakat dalam kegiatan ekonomi dapat dikembangkan.
Ø  Adanya persaingan produsen untuk menghasilkan barang yang bermutu.
Ø  Efisiensi dan efektivitas tinggi, karena tindakannya selalu didasarkan pada prinsip ekonomi.



Kelemahan sistem ekonomi kapitalis sebagai berikut.
Ø  Kebebasan mudah disalahgunakan oleh pihak yang kuat dari segi ekonomi untuk memeras pihak yang lemah.
Ø  Persaingan untuk merebut pasaran dapat mendorong terbentuknya monopoli, kolusi usaha dan konglomerasi yang mengancam pengusaha lemah.
Ø  Munculnya kesenjangan yang semakin besar antara golongan ekonomi kuat dengan yang lemah.
Ø  perekonomian mudah terguncang ketidakstabilan.


Sistem Ekonomi Sosialis (Komando, Terpusat atau Terpimpin)

Kelemahan-kelemahan sistem ekonomi pasar bebas mendapat kritik keras dan menimbulkan reaksi ekstrem ke arah lain, yaitu sistem ekonomi komando. Sistem ekonomi komando disebut juga sistem ekonomi sentral atau terpusat. Hal ini disebabkan semua kegiatan ekonomi (produksi, konsumsi, dan distribusi) direncanakan serta dikomando oleh pemerintah, sehingga corak dan jenis kegiatan yang ada di negara tersebut ditentukan oleh pemerintah juga. Semua sumber daya yang ada, termasuk sumber daya manusia, merupakan milik pemerintah yang akan digunakan sesuai dengan rencana yang telah dibuat sebelumnya. Dalam sistem komando, peran swasta tidak menonjol, karena produsen baik rumah tangga, perusahaan, maupun industri hanya sebagai pelaksana rencana pemerintah. Sistem ekonomi ini dianut di negara-negara yang mempunyai paham komunis, seperti Kuba.


Adapun ciri-ciri sistem ekonomi sosialis sebagai berikut.

Ø  Kebijakan perekonomian diatur oleh pemerintah (central planning). Pemerintah sebagai penguasa akan menjalankan proses pembangunan nasional, baik dalam perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, maupun pengawasan.
Ø  Jenis pekerjaan dan pembagian kerja diatur oleh pemerintah. Rakyat tidak bisa memilih dan menentukan jenis pekerjaan yang dikehendaki, karena telah ditentukan oleh pemerintah.
Ø  Tidak ada pihak swasta yang dapat melakukan kegiatan ekonomi secara bebas. Hal ini karena pemerintah menganggap semua warga negara sebagai pekerja.

Kelebihan sistem ekonomi sosialis sebagai berikut.
Ø  Pemerintah bertanggung jawab sepenuhnya terhadap perekonomian.
Ø  Pemerintah dapat menentukan jenis-jenis industri atau produksi.
Ø  Pemerintah mudah melaksanakan pengendalian dan pengawasan harga.
Ø  Pemerintah dapat mengatur distribusi barang-barang produksi.
Ø  Perekonomian relatif stabil dan jarang terjadi krisis.
Ø  Adanya pemerataan penerimaan pendapatan.

Kelemahan sistem ekonomi sosialis sebagai berikut.
Ø  Inisiatif dan daya kreasi individu tidak berkembang.
Ø  Masyarakat tidak memiliki kebebasan untuk memiliki alat dan sumber daya ekonomi.
Ø  Bersifat paternalistis. Apa yang dikatakan pemerintah selalu benar, sehingga rakyat wajib patuh.
Ø  Pemerintah sulit menghitung kebutuhan masyarakatnya dan besarnya biaya dari kegiatan-kegiatan produksi secara sentral. Hal ini karena masalah-masalah ekonomi sangat kompleks.


Sistem Ekonomi Campuran

Sistem ekonomi ini umumnya ditetapkan pada negara berkembang. Dalam sistem ini sektor swasta dan pemerintah sama-sama diakui. Hal ini berarti di samping swasta, terdapat pula badan negara yang merencanakan arah dan perkembangan ekonomi.

Sistem ekonomi ini dasarnya merupakan perpaduan antara sistem ekonomi terpusat dengan sistem ekonomi pasar.

Kelebihan :
Ø  Kebebasan berusaha
Ø  Hak Individu berdasarkan sumber produksi walaupun ada batas
Ø  Lebih mementingkan umum dari pada individu

Kekurangan :
Ø  Beban pemerintah lebih berat dari pada swasta
Ø  Pihak swasta kurang memaksimalkan keuntungan


SISTEM PEREKONMIAN INDONESIA

Pertama Sistem perekonomian Indonesia disebut dengan sistem Kapitalis, dimana sistem perekonomian kapitalis ini sistem ekonomi yang dikuasai oleh pemiliki modal atau tuan tanah, sehingga mereka pemilik modal yang kaya terus. Sistem perekonomian ini disebut juga dengan sistem liberal, Perekonomian yang bebas dari kontrol negara dan diterapkan sesuai dengan keinginan tuan tanah atau pemiliki modal tanpa bisa diatur oleh pemerentah sedikit pun.

indonesia menerapkan sistem ekonomi kapitalis cukup lama yaitu mulai tahun 1950 sampai 1959, selama 9 tahun Indonesia pernah mempraktekkan sistem ekonomi ini. Kemudian baru Ketikan gencar-gencar PKI di Indonesia, indonesia mulai beralih kepada sistem ekonomi lain yaitu sistem ekonomi sosialis atau disebut dengan sistem ekonomi etatisme. Dengan berlakunya sistem perekonomian sosial di Indonesia ini maka semua hal yang berkaitan dengan keuangan dikontrol penuh oleh negara.
Sistem Perekonomian Sosialis ini kebalikan dari sistem perekonomia liberalis, dimana semua lini perekonomian dikontrol dengan rapi oleh negara, beda dengan sistem perekonomian liberalis yang semua aturannya bebas dari pemerentahan.



Sistem Perekonomian INDONESIA Saat ini

Setelah sekian lama indonesia menerapkan sistem ekonomi sosialis kemudian Indonesiapun mulai meninggalkan sistem ekonomi ini, 7 tahun lamanya Indonesia menggunakan ekonomi sosialis, namaun kemudian sistem inipun merasa tidak bagus dan tidak cocok untuk bangsa Indonesa, maka Kemudian Indonesia mulai menrapkan sistem perekonomian Pancasila.

1.     Sistem perekonomian pancasila ini adalah buah dari sistem perekonomian sebelumnya yaitu ekonomi liberal (kapitalis) dan sistem ekonomi etatisme (sosialis). Sebenarnya sistem ekonomi sebelumnya tidak semuanya buruk, artinya ada nilai-nilai positif masing-masing. Sistem ekonomi liberal ada nilai positifnya dan sistem ekonomi sosial juga ada nilai positifnya. Kemunculan sistem ekonomi pancasila adalah hasil dari sari-sari positif dari dua sistem ekonomi sebelumnya.
2.    Sistem ekonomi pancasila adalah sistem ekonomi Indonesoa saat ini dan sistem ekonomi ini cocok dan sesuai dengan keadaan masyarakat Indonesia, sumber daya dan keadaan bangsa. Sistem ekonomi indonesia saat ini atau sistem pancasila adalah sistem yang tidak terlalu bebas dan tidak terkungkung oleh negara. Siapa saja yang memiliki modal mereka mengembangkan usahanya dan perusahaannya.


Nama : Della Nuriasha
Npm   : 22213149
Kelas : 1EB03


Sumber :
https://id-id.facebook.com/KOPENA.Pekalongan/posts/602264866467787
http://perpustakaancyber.blogspot.com/2013/05/pengertian-sistem-ekonomi-indonesia.html
http://brianmbee.wordpress.com/2013/03/26/masalah-dan-sistem-perekonomian/
http://tgkboy.blogspot.com/2013/09/sistem-perekonomian-indonesia-saat-ini_18.html







Minggu, 05 Januari 2014

tugas 1

My blog

Ini pertama kali saya membuat blog, awalnya saya kurang mengerti tetapi saya belajar dan akhirnya mengerti, saya membuat ini hanya untuk membuat tugas tetapi saya jadi suka membuka blog. Awalnya saya tidak bisa memasukan logo setelah saya mencari di google akhirnya saya bisa memasukkan logo tersebut.


Nama: Della nuriasha
NPM  : 22213149